Akhirnya gue temuin surge ke tujuh gue,
Kemarin malam adalah tanggal 26, bulan april.
Cuacanya cerah, daerah bandung, ntah kenapa harus bandung.
Gue berdiri sore-sore dijalan depan deretan kios-kios, ada
papa gue didepan gue.
“pa!” sapa gue.
Papa gue pun dengan muka senangnya mendekat ke gue, beliau
ga bicara apa-apa.
“niken bingung” kata gue.
“niken bingung harus ngapain kalau lagi kangen papa, karena
ngga ada apapun yang bisa membuat niken ketemu papa secara langsung lagi, buat
menyentuh papa”
“datang aja ke jalan ini, disini kamu pasti langsung inget
papa dan kegiatan-kegiatan kita. Kalau ingatan kamu udah cukup kuat maka sosok
apa akan muncul dan dapat disentuh.” Kurang lebih itu jawaban papa gue.
Gue puas.
Tanpa basa basi gue peluk papa gue.
Kita pelukan
lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget, tanpa bicara satu
patah kata pun.
Gue liat temen papa gue satu satu keluar dari kios
dibelakang kita, ngeliatin kita.
Gue ga peduli, gue terus peluk papa gue. Gue hirup rakus-rakus
aroma badan papa gue, aroma yang selalu ngangenin.
Alarm hp gue bunyi, jam 6 pagi.
Hari ini hari sabtu.
Ohiya pagi ini gue harus ke lab ambil darah untuk cek
hormon.
Tapi gue memutuskan untuk tidur lagi.
0 cuapan:
Posting Komentar
just write what you think